Pada pernyataan yang dikeluarkan hari Kamis (30/10), empat mobil terlambat pada sesi pertama latihan tidak akan diikutsertakan pada sesi kedua, dengan empat mobil paling lambat berikutnya juga tidak akan dilibatkan pada fase latihan kedua.
Ini menyebabkan hanya akan ada 10 pembalap yang memperebutkan posisi pertama untuk memulai balapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Caterham dan Marusia dinyatakan pailit dan kini sedang berjuang mencari pemilik baru untuk dapat bertahan di Formula 1.
Hanya akan ada 17 mobil pada sesi kualifikasi Sabtu (1/11) nanti, dengan empat kali juara dunia, Sebastian Vettel, harus memulai balapan dari area pit karena ia dihukum karena telah menghabiskan alokasi mesin maksimum yaitu lima unit tenaga.
(catatan: unit tenaga memiliki enam komponen --mesin, motor generator panas, motor generator kinetis, penyimpanan energi, turbocharger, dan pengendali elektronik-- dan pembalap hanya boleh menggunakan maksimal lima dari tiap komponen tersebut.)
"Sepanjang yang saya tahu, ada usaha untuk mengubah peraturan tersebut, yaitu untuk memperbolehkan enam bagian pada masing-masing komponen," ujar Vettel pada Kamis (30/10) kepada media.
"Jika merujuk peraturan, maka kami harus memulai balapan dari area pit."
Tanpa beban kualifikasi di pikirannya, Vettel bisa menggunakan sesi latihan untuk benar-benar fokus pada balapan.
"Meskipun ia memenangkan sesi kualifikasi, ia tetap harus memulai balapan dari belakang...kenapa ia harus menyia-nyiakan mesinnya?" ujar rekan setim Vettel di Red Bull, Daniel Ricciardo.
"Hal ini tidak ideal untuknya dan untuk semua orang, untuk fans juga...Anda ingin berada di sana, Anda ingin membalap. Anda ingin memberikan balapan yang ingin dilihat penggemar yang akan datang."