Gol pertama Palermo adalah gol bunuh diri pemain belakang Milan, Christian Zapata, sementara gol kedua dicetak Paulo Dybala.
Kemenangan ini adalah kemenangan tandang pertama Palermo pada musim 2014/2015 dan mereka kini merangsek ke posisi 13 di klasemen sementara, terpaut enam angka dari zona degradasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski memperebutkan tempat ketiga klasemen, Milan sendiri tampil di bawah standar dan tidak mampu mendominasi permainan. Sebaliknya, sejak wasit membunyikan peluit, Palermo tampil bersemangat
Pada menit ke-24, Palermo unggul melalui satu skema serangan pojok yang membuat Zapata berada di bawah tekanan dan akhirnya memasukkan bola ke gawang sendiri.
Hanya dalam waktu 120 detik kemudian Palermo bisa menggandakan keunggulan.
Melalui serangan balik, Dybala mampu melewati Zapata dan mengirimkan bola ke gawang Lopez dengan menggunakan tendangan kaki kirinya.
Sebelum babak pertama berakhir, tim Italia Selatan ini memiliki peluang untuk mencetak gol ketiga. Namun, Lopez melakukan penyelamatan gemilang untuk menghalau tendangan Edgar Barreto.
Pada babak kedua, Inzaghi memasukkan Stephan El Shaarawy dan menarik keluar Andrea Poli untuk menambah daya gedor Milan.
Pada menit ke-54, penyerang muda Milan itu sempat menguji Sorrentino dan mengacak-ngacak lini pertahanan Palermo. Tendangannya juga nyaris membobol gawang Palermo, namun masih bisa diblok oleh Ezequil Munoz.
Meski serangan Milan menjadi lebih hidup pada babak kedua, Milan sendiri tak mampu mengubah kedudukan. Unggul 2-0, Palermo kemudian memilih bermain bertahan dan hanya sesekali menyerang lewat serangan balik.
Hingga wasit membunyikan peluit panjang, kedudukan tidak berubah.