Laporan setebal lebih dari 400 halaman itu merupakan hasil investigasi seorang pengacara Amerika Serikat bernama Michael Garcia.
Garcia menyelidiki dugaan suap terkait penunjukan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022, selama hampir dua tahun lamanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Garcia pun melontarkan kritik terhadap keputusan FIFA tersebut.
"Transparansi sangat diperlukan."
Sebelumnya, mantan bos FA David Bernstein membuka kemungkinan Eropa memboikot gelara piala dunia mendatang.
Dyke sendiri tidak ingin melakukan hal yang sama dengan Bernstein. "Perlu adanya langkah nyata untuk mengembalikan kepercayaan Inggris pada FIFA," ujarnya.
"Dan salah satu langkah nyata itu adalah membuka laporan hasil investigasi Garcia."