Indonesia memang gagal melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2014. Namun, setidaknya ada angin segar bagi masa depan tim Merah Putih.
Ya, angin segar itu bernama Evan Dimas Darmono. Gelandang 19 tahun itu melakoni debutnya di ajang Piala AFF bersama Timnas senior dengan gemilang.
Evan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan pelatih Alfred Riedl. Pemain kelahiran 13 Maret 1995 itu membuka pesta gol Indonesia ke gawang Laos saat pertandingan baru berjalan delapan menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evan sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol keduanya pada menit ke-40. Namun, tendangannya berhasil diblok kiper Somvang dengan gemilang.
Setelah melakukan kerjasama satu-dua dari tengah lapangan, Evan kemudian melakukan solo-run hingga ke dalam kotak penalti Laos. Evan lalu mengirim umpan tarik yang berhasil dimanfaatkan Ramdani untuk mencetak gol.
Evan dipercaya Riedl untuk bermain penuh selama 90 menit. Impresifnya permainan Evan setidaknya memberi secercah harapan bagi Indonesia saat tampil di Piala AFF 2016 yang akan berlangsung di Myanmar dan Filipina.
Indonesia sendiri dipastikan gagal melangkah ke babak semifinal meski menang besar atas Laos. Tim Garuda hanya menduduki peringkat tiga klasemen akhir Grup A, tertinggal tiga poin dari Vietnam yang memuncaki klasemen, dan dua poin dari Filipina.