Sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Kevin Mirallas, Tottenham malah membalikkan kedudukan lewat dua gol yang dicetak Christian Eriksen dan Roberto Soldado. Everton pun takluk di hadapan 35.901 penonton yang memadati kandang Spurs, White Hart Lane, London.
"ini merupakan salah satu performa yang sangat sulit diterima, karena hasil akhirnya sangat menyakitkan," ujar Martinez kepada Sky Sports 1. "Penampilan kami sangat bagus. Patut diingat kami bermain tandang menghadapi tim dengan banyak kualitas individu yang hebat, tetapi kami berhasil mencetak gol terlebih dahulu."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Martinez, tim seharusnya mendapatkan hadiah penalti setelah sundulan Romelu Lukaku di menit-menit akhir pertandingan membentur tangan pemain bertahan Tottenham, Federico Fazio.
Bangga Performa Tim
Sedangkan bagi Tottenham, kemenangan setelah tertinggal terlebih dahulu membuat para pemain merasa bangga dengan semangat tim yang membuat Spurs mampu membalikkan keadaan.
"Kami memiliki garis pertahanan yang sangat bagus, para pemain tengah dan penyerang juga bermain sangat bagus. Ini merupakan performa yang secara tim sudah bagus," ujar Jan Vertonghen selepas pertandingan.
Kemenangan atas Everton ini membuat Tottenham kini berada di peringkat ketujuh, dengan raihan 20 poin dari 13 pertandingan yang sudah mereka jalani pada musim ini.
Sedangkan Everton masih terpaku di peringkat ke-10 dengan raihan 17 poin, sama dengan rival sekota mereka, Liverpool. Akan tetapi The Toffees unggul selisih gol dari klub tetangganya tersebut.
Coba baca: Kisah Pertandingan Tottenham Hotspurs versus Everton