Hal ini dikonfirmasi Ketua ASSBi, Taufik Jursal Effendi, seusai pertemuan yang berlangsung sejak pukul 16.30 tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kompetisi ini diikuti oleh 12 tim SSB, yang para pemainnya adalah kelahiran tahun 1999 dan 2000.
Selain itu, pertemuan yang juga dihadiri mantan pelatih nasional, Danurwindo, juga menghasilkan sebuah langkah positif terhadap pembinaan pemain muda di Indonesia.
"Selain itu program mengenai training for trainer (pelatihan untuk pelatih) juga direncanakan" ujar Taufik melanjutkan.
Sebelumnya Danurwindo juga memang sempat menekankan pentingnya pembinaan pemain sejak usia dini. Namun, pria berusia 63 tahun itu juga berpendapat bahwa hal yang tidak kalah pentingnya adalah pelatihan bagi para pelatih untuk memfasilitasi talenta-talenta muda Indonesia
"Ujung tombak dari majunya sepakbola kita adalah pembinaan pemain muda dan pembinaan pelatih. Tanpa pelatih yang berkualitas, bagaimana menghasilkan pemain yang berkualitas?" ujar Danurwindo ketika ditemui sebelum pertemuannya dengan Menpora.