LIGA INGGRIS
Pemilik Leicester 'Kabur' dengan Helikopter
CNN Indonesia
Kamis, 04 Des 2014 14:14 WIB
Leicester, CNN Indonesia -- Hartawan asal Thailand pemilik tim sepak bola Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, memilih cara unik untuk meninggalkan stadion, setelah menyaksikan timnya kalah dari Liverpool 1-3 pada Selasa (2/12).
Srivaddhanaprabha meninggalkan Stadion King Power dengan menggunakan helikopter yang mendarat di tengah lapangan pertandingan, sehingga membuat pengamat sepak bola Skysports seperti Robbie Savage, Michael Owen, Steve McManaman, dan Darren Fletcher, hanya bisa tercengang.
Aksi helikopter di tengah lapangan bukanlah aksi nyentrik pertama yang dilakukan Srivaddhanaprabha.
Sebelumnya, penyerang Leicester, Jamie Vardy, pernah mengakui bahwa timnya diberkati para biksu sebelum pertandingan berlangsung atas anjuran Srivaddhanaprabha.
Namun ritual tersebut tampaknya tidak terlalu berpengaruh untuk hasil akhir pertandingan pada Rabu kemarin.
Meski Leicester sempat unggul lewat gol bunuh diri penjaga gawang Liverpool, Simon Mignolet, tiga gol Adam Lallana, Steven Gerrard, dan Jordan Henderson ke gawang Leicester akhirnya membawa The Reds menuju kemenangan.
Akibat kekalahan itu, Leicester kini telah melewati sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi tanpa kemenangan.
Dengan raihan 10 poin dari 14 pertandingan yang membuat Leicester terpuruk di dasar klasemen sementara, sepertinya memang tidak mengherankan kalau Srivaddhanaprabha ingin segera meninggalkan stadion dengan helikopter.
Srivaddhanaprabha meninggalkan Stadion King Power dengan menggunakan helikopter yang mendarat di tengah lapangan pertandingan, sehingga membuat pengamat sepak bola Skysports seperti Robbie Savage, Michael Owen, Steve McManaman, dan Darren Fletcher, hanya bisa tercengang.
Aksi helikopter di tengah lapangan bukanlah aksi nyentrik pertama yang dilakukan Srivaddhanaprabha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ritual tersebut tampaknya tidak terlalu berpengaruh untuk hasil akhir pertandingan pada Rabu kemarin.
Akibat kekalahan itu, Leicester kini telah melewati sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi tanpa kemenangan.
Dengan raihan 10 poin dari 14 pertandingan yang membuat Leicester terpuruk di dasar klasemen sementara, sepertinya memang tidak mengherankan kalau Srivaddhanaprabha ingin segera meninggalkan stadion dengan helikopter.