Van Gaal mengarsiteki Manchester United, tim dengan transfer pembelian pemain tertinggi pada bursa musim panas lalu, sementara Koeman mengasuh Southampton, tim yang "digembosi" dan ditinggalkan pemain-pemain bintangnya pada musim panas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika menjalani pra-musim, Van Gaal sempat memanggil Koeman dan mengevaluasi performanya sebagai pelatih.
Koeman lalu menegaskan kepada Van Gaal, bahwa: "Saya tidak tahu apakah Anda telah membaca kontrak saya, namun saya hanya akan melapor ke satu orang, yaitu Manajer Umum."
Sejak saat itulah, menurut buku otobiografi Koeman, ada persaingan pada diri Koeman dan Van Gaal.
Meski berselisih, Van Gaal sendiri memiliki jasa dalam karier kepelatihan Koeman. Van Gaal-lah orang pertama yang memberikan peluang Koeman untuk melatih, yaitu di Barcelona pada 1998 sebagai asisten pelatih.
Kala itu, salah seorang petinggi Barcelona sempat memperingatkan Van Gaal bahwa sang mantan pemain belakang memiliki sifat egois. Van Gaal tetap pada pendiriannya dan lalu memberikan kesempatan pada Koeman.
Selain di Barcelona dan Ajax, Koeman dan Van Gaal sendiri sering kali bersinggungan langkah dalam beberapa kesempatan, yaitu di AZ Alkmaar dan juga tim nasional Belanda.
Menanggapi hubungannya dengan Van Gaal, tahun lalu Koeman sendiri sempat berujar.
"Saya tak punya rasa benci. Namun kami berdua tak mungkin berkawan."
Lihat juga:CR7 Pecahkan Rekor Alfredo di Stefano |