Kritik pria yang sempat menjadi wakil kapten Liverpool itu paling keras ditujukan kepada Kapten Arsenal yang juga bermain sebagai bek sentral, Per Mertesacker.
Saat bertamu ke kandang Stoke City, Stadion Brittania, Sabtu (6/12), Arsenal harus tertinggal tiga gol lebih dulu di babak pertama. Gol pertama yang masuk ke gawang Arsenal terjadi dengan cepat, yakni pada detik ke-19 setelah pertandingan dimulai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia meninggalkan 'kapal', dia meninggalkan mereka (pemain Arsenal lain) sendirian. Dan itu tidak dapat diterima bagi pemain dengan kualitas dan pengalaman seperti dirinya," lanjut Carragher.
"Dan dia tidak mendapatkan bantuan. Mertesacker benar-benar kacau di sana. Rasa kepercayaan diri apa yang diberikan kepada para pemain muda di sekitar dia?" kata Carragher.
Saat masih bermain, Carragher memainkan posisi di bek sentral. Terkadang mantan pemain jebolan akademi Liverpool itu pun kerap diplot sebagai bek sayap oleh pelatih yang menjadi manajer Liverpool. Carragher menghabiskan 17 tahun karir sepak bolanya bersama Liverpool.
Ia gantung sepatu setelah melakoni 737 pertandingan bersama Liverpool di semua ajang.