Liverpool dipastikan tersingkir dari Liga Champions setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan FC Basel pada laga terakhir Grup B di Stadion Anfield, Selasa (9/12) waktu setempat.
Hasil imbang tersebut membuat The Reds hanya menempati peringkat tiga klasemen akhir Grup B dengan torehan lima poin. Liverpool hanya berhak lolos ke babak 32 besar Liga Europa.
"Kami jelas kecewa, tapi saya tidak mau mencari alasan. Pertandingan kunci kami adalah ketika kalah pertemuan pertama melawan Basel. Kami tidak bisa protes," ujar Rodgers seperti dikutip dari situs resmi klub.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Basel klub top Swiss dan bermain secara reguler di Liga Champions. Jadi, mereka punya pengalaman dan pantas lolos ke babak selanjutnya," ucap Rodgers.
"Liga Europa turnamen bergengsi. Kami ingin bermain di kompetisi Eropa, meski lebih memilih di Liga Champions. Tapi sejarah kami di Liga Europa cukup kuat. Kami ingin meraih hasil yang terbaik di sana," ucap Rodgers.
Liverpool untuk kali kedua beruntun gagal lolos dari fase grup Liga Champions, setelah sebelumnya gagal di musim 2009/2010. Musim ini, Liverpool hanya meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kali kalah.
"Kami harus berusaha bisa bermain di Liga Champions lagi musim depan. Kami belum tertinggal terlalu jauh dari empat besar Liga Primer," ucap Rodgers.