"Di sosial media, ada beberapa pemain yang menerima ancaman akan dibunuh atau akan dilukai," ujar manajer tim Dan Palami sebagaimana dikutip dari media Filipina, ABS CBN News.
"Biasanya kami tidak menganggap ini serius. Namun, dengan beberapa insiden melibatkan suporter di beberapa pertandingan terahir, kami pikir lebih baik kami mencari jalan aman ketimbang menyesal kemudian," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari sisi manajemen, kami hanya ingin memastikan bahwa tim kami dapat dilindungi dengan baik."
Satu di antaranya adalah pemain belakang Azkals, Amani Aguinaldo yang menjadi "figur paling dibenci" setelah benturannya dengan penyerang Thailand, Adisak Kraisorn, berbuah kartu merah untuk penggawa Thailand tersebut.
Adisak pun tak akan membela timnya pada laga kedua hari ini yang akan berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok.