ANALISIS

Mengukur Kehebatan David de Gea dengan Angka

martinusadinata | CNN Indonesia
Selasa, 16 Dec 2014 11:49 WIB
Sulit menilai kemampuan seorang penjaga gawang dengan menggunakan angka, namun beberapa parameter bisa digunakan untuk mengukur seorang David de Gea.
Jakarta, CNN Indonesia -- Tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir di Liga Primer Inggris, Manchester United yang terseok-seok di awal musim mulai menatap tangga juara kompetisi tertinggi di Inggris tersebut.

Dari enam pertandingan terakhir, terdapat satu nama yang selalu tampil menonjol dan merupakan aktor penting di balik rentetan kemenangan Setan Merah tersebut: David de Gea.

Penjaga gawang asal Spanyol tersebut melakukan sembilan penyelamatan saat United menaklukkan Liverpool 3-0, Minggu (14/12), dan terpilih sebagai pemain terbaik United di bulan Oktober dan November.


Sukar Menilai Kemampuan Sebenarnya

Sebenarnya tak mudah untuk menilai kemampuan penjaga gawang, terutama dengan angka. Pasalnya melakukan jumlah penyelamatan tertinggi tak selalu berarti ia bermain gemilang. Bisa saja hal tersebut dikarenakan lini pertahanan terlalu sering membiarkan lawan melakukan tendangan.

Selain itu, pada umumnya penjaga gawang yang paling sering melakukan penyelamatan, biasanya juga sering kebobolan.

Tengoklah pemain dengan penyelamatan terbaik di Liga Primer musim ini seperti Robert Green (Queen's Park Rangers/56 penyelamatan, kebobolan 27), Tom Heaton (Burnley/54 penyelamatan, kebobolan 24 gol), Brad Guzan (Aston Villa/52 penyelamatan, kebobolan 20 gol), dan Kasper Schmeichel (Leicester City/48 penyelamatan, kebobolan 26 gol).

Namun, musim ini De Gea berhasil mematahkan 'kebiasaan' tersebut.

Bersama dengan penjaga gawang West Ham United, Adrian, De Gea menjadi penjaga gawang yang melakukan banyak penyelamatan, untuk tim yang juga banyak meraih kemenangan.

De Gea pada musim ini telah melakukan 47 penyelamatan, dan hanya kebobolan 17 gol. Penjaga gawang berusia 24 tahun tersebut juga berperan membantu Setan Merah untuk bangkit dari keterpurukan di awal musim dan memenangkan sembilan pertandingan.

Catatan itu sedikit berada di bawah Adrian yang telah melakukan 49 penyelamatan dan kebobolan 19 gol. Ketika Adrian berada di bawah mistar West Ham, ia juga membantu The Hammers meraih delapan kemenangan pada musim ini.
David de Gea melakukan penyelamatan penalti ketika Manchester United bertemu dengan Everton (Reuters/Phil Noble)

Menggunakan Alat Ukur Lain

Akan tetapi apakah De Gea merupakan yang terbaik di Liga Primer? Jawaban mungkin bisa didapatkan dengan menggunakan ukuran yang berbeda, misalnya saja persentase penyelamatan.

Jika menggunakan parameter ini, De Gea memang terlihat sebagai satu dari empat kiper terbaik di Liga Primer.

Dengan persentase penyelamatan sebesar 73 persen, De Gea mampu mengamankan gawang United sebanyak 47 kali dari 64 ancaman yang harus ia hadapi.

Namun catatan ini juga disamai oleh penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois yang sama-sama memiliki persentase 73 persen (33 penyelamatan dari 45 ancaman).

Selain itu, catatan persentase penyelamatan De Gea juga masih kalah dari Lukasz Fabianski yang mencapai 74 persen (46 penyelamatan dari 62 ancaman), maupun Joe Hart yang mencapai 76 persen (33 penyelamatan dari 43 ancaman).

Selain itu jika melangkah lebih jauh dan membandingkan penjaga gawang lain di Eropa, catatan De Gea juga masih jauh jika dibandingkan dengan penjaga gawang kandidat peraih Ballon d'Or, Manuel Neuer.

Sebagaimana dicatatkan The Guardian, Neuer mampu menyelamatkan 91 persen ancaman yang ia hadapi pada musim ini.

Catatan Neuer ini jauh melampaui persentase penjaga gawang tangguh Eropa lainnya seperti Mattia Perin dari Genoa (80 persen), Yann Sommer dari Borussia Moenchengladbach (78 persen), hingga Diego Benaglio dari Wolfsburg (75 persen).

Kiper Masa Depan

Meski angka-angka menunjukkan bahwa De Gea belum yang terbaik di dunia, sulit dipungkiri merupakan bahwa ia adalah pemain terbaik yang dimiliki United saat ini.

Dari enam pertandingan terakhir, De Gea telah melakukan 24 penyelamatan serta menjadi figur penting yang membuat Setan Merah mampu mengalahkan Arsenal, Southampton, dan Liverpool.

Jadi, jika dilihat dari statistik, David De Gea memang merupakan pemain terbaik Man Utd saat ini dan juga merupakan salah satu penjaga gawang terbaik di Liga Primer.

Meski belum menjadi yang terbaik, di usia yang masih terbilang muda, karier penjaga gawang kelahiran Madrid ini masih panjang, sehingga bukan tidak mungkin dirinya akan menjadi penjaga gawang terbaik di liga maupun Eropa.
LEBIH BANYAK DARI KOLUMNIS
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER