"Saya tidak pernah dan tidak akan pernah melakukan apapun untuk memanipulasi pertandingan," ujar pemain berusia 25 tahun tersebut menegaskan. "Jika saya dipanggil untuk memberikan kesaksian, saya akan hadir, karena hati nurani saya masih bersih."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herrera yang didatangkan dari Athletic Bilbao dengan banderol 23 juta poundsterling pada musim panas lalu merupakan salah satu pemain yang turut bermain di Zaragoza saat insiden pengaturan skor terjadi.
Dalam pertandingan tersebut, Zaragoza berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 dan akhirnya terhindar dari degradasi.
Namun pihak penyelidik Spanyol menelusuri kemungkinan bahwa tim tuan rumah saat itu (Levante) sengaja mengalah karena dibayar.
Saat ini Levante masih bertahan di La Liga, sedangkan Zaragoza bermain di divisi kedua Spanyol, setelah mereka terdegradasi pada musim kompetisi 2012/2013 lalu.