"Saya merasa sudah tidak lagi memiliki ketajaman dalam bermain. Tubuh saya jadi terlalu lama untuk memulihkan diri," kata Xavi saat diwawancara oleh El Pais.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semenjak saat itu, ia kerap dibandingkan sebagai pahlawan menggantikan Guardiola. Namun bagi Xavi, tidaklah mudah menjadi sosok pengganti Guardiola.
Xavi sebenarnya telah berencana pensiun dari sepak bola internasional sejak tim Spanyol terdepak dari Piala Dunia tahun ini.
Tapi kemudian pelatih tim Spanyol, Vicente del Bosque, berhasil membujuknya untuk tetap bertahan.
"Saya menceritakan kondisi saya kepadanya, kemudian ia menyemangati saya," kata Xavi.
Ia pun akhirnya memutuskan untuk bertahan di Barcelona selama dua musim.
"Vicente mengatakan kalau keberadaan saya sangat dibutuhkan, oleh karena itu saya memutuskan untuk tetap bertahan," ujar Xavi.