Sepak Bola Indonesia

Klub Bali di Kancah Sepakbola Nasional

Martinus Adinata, CNN Indonesia | Kamis, 18/12/2014 14:05 WIB
Klub Bali di Kancah Sepakbola Nasional Ilustrasi-Pulau Bali terkenal di seluruh dunia karena budaya dan lingkungannya. Hal itu menarik Putra Samarinda untuk pindah markas ke Bali dan mengganti nama jadi Bali United.(ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Masyarakat Bali kini memiliki perwakilan di kompetisi tertinggi sepak bola nasional, Liga Super Indonesia (LSI). Pasalnya klub sepak bola Putra Samarinda telah meresmikan mengganti nama dan basis mereka jadi di Bali.

Klub yang lahir sejak 1989 itu berganti nama menjadi Bali United dan akan menggunakan stadion Dipta di Gianyar, Bali, sebagai kandang. Hal tersebut membuat mereka menjadi satu-satunya klub asal Bali yang berlaga di LSI musim mendatang.

Bali United bukanlah klub sepak bola pertama di Bali. Sebelumnya Pulau Dewata itu sempat memiliki beberapa klub hebat di masa lalu, seperti Gelora Dewata, Perseden Denpasar, Bali FC, hingga Bali Devata.


Berikut ini adalah contoh beberapa klub Bali yang pernah berkiprah di sepakbola nasional.

1. Gelora Dewata

Gelora Dewata merupakan klub sepakbola profesional yang didirikan oleh pengusaha HM. Mislan, pada 1989 silam. Selama dasawarsa 1990 Gelora Dewata menjadi klub idola warga bali di pentas Liga Indonesia.

Namun, pada 2001 lalu, Gelora Dewata pindah ke Sidoarjo dan mengganti namanya menjadi Gelora Putra Delta. Nama itu kemudian diubah lagi jadi Delta Putra Sidoarjo yang disingkat Deltras.

Klub ini kemudian berganti kepemilikan dari HM. Mislan kepada pemerintah kabupaten Sidoarjo dan pada 2011 lalu, berganti nama menjadi Delta Raya Sidoarjo

2. Perseden Denpasar

Persatuan Sepakbola Indonesia Denpasar yang disebut Perseden Denpasar ini bermarkas di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Pada 2003 lalu, klub yang memiliki julukan Laskar Catur Muka itu sempat promosi ke Divisi Utama Liga Indonesia. Namun satu tahun kemudian mereka kembali terdegradasi ke Divisi Satu setelah gagal memenangkan babak play-off.

3. PS Gianyar

Persatuan Sepakbola (PS) Gianyar merupakan sebuah klub sepakbola yang berbasis di Gianyar, Bali.

PS Gianyar ini merupakan nama baru dari Persegi Gianyar yang mengalami kesulitan keuangan pada 2005. Saat itu Persegi memutuskan bubar namun dibangun kembali oleh klub-klub lain di Bali dengan nama Bali FC.

Namun Bali FC juga mengalami kebangkrutan pada akhir 2007 silam. Akhirnya PS Gianyar bangkit lagi mengganti Bali FC pada 2011 lalu. Pada musim 2013 lalu, klub ini berhasil promosi ke divisi kedua Liga Indonesia.

4. Persires Cirebon FC

Meski bukan klub asli Bali, Persires Cirebon sempat menggunakan stadion kandang di Bali. Saat itu mereka masih bernama Bali Devata FC yang bermain di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI).

Sejarah klub ini bermula dari sebuah klub yang bernama Persires Rengat yang bermarkas di Stadion Narasinga, Rengat, Riau. Klub itu kemudian bergabung dengan Bali Devata FC pada 2011 untuk membentuk Persires Bali Devata.

Sejak dua tahun lalu klub itu kembali memindahkan markas dan namanya karena dibeli. Sempat bermain dengan nama Persires Kuningan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, klub itu lalu turun gunung ke kabupaten Cirebon.

Nama klubnya pun diganti jadi Persires Cirebon FC.