MANAJEMEN F1
Kursi Bos F1 Diduduki Bernie Ecclestone Kembali
CNN Indonesia
Jumat, 19 Des 2014 07:26 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Bernie Ecclestone kembali menjadi bos Formula Satu (F1) sejak Kamis (17/12).
Pria berusia 84 tahun itu sempat turun dari dewan direksi F1 tahun ini karena terjerat proses persidangan di Jerman. Kasus itu ditutup pada Agustus lalu setelah Ecclestone membayar denda US$100 juta. Denda itu kemudian membuat nama Ecclestone dibersihkan kembali.
Seperti dilansir Reuters US$99 juta kepada negara Jerman dan US$1 juta untuk yayasan anak-anak.
Kembalinya Ecclestone itu diumumkan pemegang saham F1, CVC Capital Patner. CVC juga menyatakan mantan direktur Ferrari Luca di Montezemolo dan mantan eksekutif perusahaan minuman Diageo, Paul Walsh.
Ecclestone adalah sosok yang membangun industri balap F1 hingga seperti sekarang sejak 1970an. Di bawah kendalinya, terobosan-terobosan dalam dunia balap F1 bermunculan.
Dari sisi bisnis, peraturan, hingga pengembangan dan pemakaian teknologi.
Salah satu ide Ecclestone adalah pemberlakuan sistem poin ganda di seri grand prix terakhir untuk membuat persaingan juara dunia semakin ketat. Gagasan lain adalah pembatasan komunikasi radio antara pit dan pebalap di sirkuit.
Pria berusia 84 tahun itu sempat turun dari dewan direksi F1 tahun ini karena terjerat proses persidangan di Jerman. Kasus itu ditutup pada Agustus lalu setelah Ecclestone membayar denda US$100 juta. Denda itu kemudian membuat nama Ecclestone dibersihkan kembali.
Seperti dilansir Reuters US$99 juta kepada negara Jerman dan US$1 juta untuk yayasan anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ecclestone adalah sosok yang membangun industri balap F1 hingga seperti sekarang sejak 1970an. Di bawah kendalinya, terobosan-terobosan dalam dunia balap F1 bermunculan.
Salah satu ide Ecclestone adalah pemberlakuan sistem poin ganda di seri grand prix terakhir untuk membuat persaingan juara dunia semakin ketat. Gagasan lain adalah pembatasan komunikasi radio antara pit dan pebalap di sirkuit.