Predikat timnas Spanyol sebagai raja dunia lepas di ajang Piala Dunia 2014. Bahkan tim besutan Vicente Del Bosque itu tidak berhasil lolos dari fase grup setelah kalah bersaing dengan Chile dan Belanda.
Buruknya prestasi Spanyol di Piala Dunia 2014 dapat segera dilupakan. Hal itu dikarenakan prestasi impresif Real Madrid di kancah sepak bola Eropa dan dunia.
Tidak bisa dipungkiri, 2014 adalah tahunnya Madrid. Praktis hanya gelar La Liga yang hilang dari rak trofi Los Blancos musim ini. Sedangkan trofi Liga Champions, Piala Raja, dan Piala Super Eropa berhasil mereka dapatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari satu dekade Madrid dibuat frustrasi gelar Liga Champions. El Real seperti tidak bisa lepas dari bayang-bayang tendangan voli Zinedine Zidane yang berhasil membawa Madrid menjuarai Liga Champions 2002 dengan mengalahkan Bayer Leverkusen 2-1 di final.
"Ketika saya tanda tangan kontrak dengan Madrid, Liga Champions adalah tujuan utama untuk musim ini. Di sini sejarah dengan 'La Decima' membuatnya semakin penting," ujar Carlo Ancelotti seperti dilansir The Nation.
Kini Madrid tinggal selangkah lagi untuk bisa menjadi Raja Dunia. Kuncinya, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan tinggal harus mengalahkan San Lorenzo pada final Piala Dunia Antarklub 2014, Sabtu (20/12).
Madrid memang bukan satu-satunya klub asal Spanyol yang bersinar. Rival sekota mereka, Atletico, membuktikan bahwa kisah 'David versus Goliath' bisa terjadi di zaman modern.
Atletico berhasil mematahkan dominasi Madrid dan Barcelona, yang memiliki kemampuan finansial lebih besar, di pentas La Liga. Tim besutan Diego Simeone itu juga berhasil menembus final Liga Champions.