Sedangkan di level tim nasional, bersama tim matador Spanyol, Casillas telah meraih Piala Eropa dan Piala Dunia, menjadikannya sebagai kiper pertama di dunia yang mampu menyempurnakan koleksi gelar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Casillas juga tidak lepas dari kritikan. Contohnya pada pertandingan saat menghadapi Malaga. Meski saat itu Real menang 2-1, Casillas melakukan satu blunder yang nyaris saja berbuah gol untuk Malaga.
Selain itu Casillas juga dianggap menjadi penyebab buruknya penampilan Spanyol di Piala Dunia 2014 lalu.
Saat dipermalukan Belanda 1-5, posisi dan kemampuan Casillas dipertanyakan di setiap gol tim Oranye. Casillas bahkan melakukan satu blunder yang membuat Robin van Persie dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong Spanyol.
Namun, sejumlah penampilan buruk tidak membuat publik melupakan kemampuan Casillas. Sejak tahun 2007 ia selalu terpilih masuk menjadi tim terbaik UEFA hingga 2012 lalu.
Casillas juga selalu menjadi bagian dari FIFPro World XI selama lima tahun berturut-turut dari 2008.
Era keemasan Casillas mungkin memang sudah meredup, namun tidak dapat dipungkiri bahwa ia merupakan salah satu penjaga gawang terbaik yang pernah hadir di dunia ini.
Koleksi gelar-gelar pemain yang dijului Santo Iker setidaknya menggambarkan itu.