Akhir Januari lalu the Hammers berada di zona relegasi, pendukung klub London Timur ini mendesak agar Allardyce dipecat dan para bandar judi pun menempatkannya di posisis teratas sebagai manajer yang akan dipecat.
Mereka bertandang ke Stamford Bridge dengan 18 poin dari 22 pertandingan, dan bahkan setelah menahan Chelsea 0-0 pun Jose Mourinho menuduh Allardyce menerapkan permainan sepak bola "abad ke-19".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya memandangnya sebagai pujian oleh manajer yang frustasi karena tidak bisa menembus tim lawan. Sam Allardyce |
"Pertandingan itu selalu diingat karena kami bermain bagus," ujar Allardyce, yang siap menyambut kritik dari Mourinho pada Jumat (26/12), merujuk pada pertandingan seri hampir setahun lalu tersebut.
"Chelsea bisa mengalahkan tim tamu lima atau enam - kosong di kandang sendiri, dan saya pikir dengan hasil yang diraih kami saat itu sulit bagi pemilik klub untuk tetap mendukung saya, tetapi itu semua sudah berlalu."
Situasi di West Ham kali ini jauh berbeda karena kedatangan ujung tombak Diafra Sakho dan Enner Valencia dan mantan pemain tengah Arsenal Alex Song membuat tim ini lebih kuat.
Allardyce memutuskan untuk menerapkan permainan menyerang di Stamford Bridge.
"Kali ini sangat berbeda. Kami di urutan keempat klasemen sementara dan permainan kami pun semakin bagus dengan diperkuat pemain yang lebih muda. Saya harap kami akan bermain dan membuktikan dengan mendapat hasil positif, bukan bermain bagus tetapi kalah," ujarnya.
West Ham kini tampil berbeda dengan musim kompetisi tahun lalu, dan ujung tombak Andy Caroll pun menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang bisa diandalkan di depan gawang lawan. (Reuters/Eddie Keogh) |
"Saya menonton pertandingan mereka dua kali musim ini dan mereka sangat kuat. Kami memperkirakan pertandingan akan berjalan sulit, tetapi kami akan turun dengan rasa percaya diri dan ini sangat penting," kata Mourinho.
West Ham kini tampil berbeda dengan musim kompetisi tahun lalu, dan ujung tombak Andy Caroll pun menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang bisa diandalkan di depan gawang lawan. (Reuters/Eddie Keogh)