Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk Liverpool tersebut, Shelvey terlihat melayangkan tangannya ke muka Emre Can.
"Itu merupakan tindakan yang gila," ujar Carragher saat mengomentari pertandingan untuk Sky Sport.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum pertandingan dimulai, Manajer Swansea, Gary Monk sempat mengomentari sikap indisipliner yang kerap dilakukan Shelvey. Mantan kapten Swansea itu pun meminta Shelvey bersikap dewasa dan menjadi lebih bijak lagi.
"Garry Monk telah membicarakan mengenai kurangnya sikap disiplin dalam diri Shelvey menjelang pertandingan dan itu (menyikut Can) membuktikannya," ujar Neville,"Saat Anda pertama kali melihatnya, Anda tidak dapat melihatnya dengan jelas. Tetapi setelah melihatnya lagi, itu sangat buruk. Dia mengayunkan tangannya kepada Can."
Malam Kelabu Bagi Shelvey
Selain aksinya terhadap Can, Shelvey juga terlibat dalam beberapa insiden lain dalam pertandingan menghadapi mantan klubnya tersebut.
Shelvey tertangkap kamera bercanda dengan pemain saat Liverpool mendapatkan tendangan penjuru--yang berujung pada gol bunuh diri Shelvey.
"Saya pikir Garry Monk tidak akan senang melihat Shelvey (bercanda dengan Lallana) saat Anda kalah," ujar Carragher melanjutkan.
"Saya tidak melihat ada keuntungan tertawa kepada pemain lawan," ujar Neville menambahkan.
Celakanya Shelvey melakukan gol bunuh diri dalam drama tendangan penjuru tersebut. Gol bunuh diri itu menutup skor kemenangan telak Liverpool atas Swansea.
Dalam pertandingan tersebut akhirnya Swansea kalah 1-4 dari tuan rumah, Liverpool. Gol Liverpool dicetak Alberto Moreno (33'), Adam Lallana (51' dan 61'), dan gol bunuh diri Shelvey (69'). Adapun gol balasan Swansea dicetak Gylfi Sigurdhsson (51').