"Padahal kami tidak melanggar apapun!" ujar Djohar saat menyampaikan pidato pembukaan pada Kongres PSSI yang diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Minggu (4/1).
Djohar lalu berkata bahwa kicauan pembekukan terhadap organisasi yang dipimpinnya adalah kicauan dari orang yang tidak mengerti sepak bola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami lebih menghormati kepentingan bangsa dibandingkan keinginan sejumlah kelompok."
"Indonesia tidak memiliki prestasi karena tidak mempunyai pondasi yang kokoh. Kami lalu memperbanyak pelatih berkualitas, sehingga diharapkan makin banyak talenta muda yang berkembang.
"Kami juga telah meminta calon-calon instruktur dari FIFA."
Sementara itu, prihal laporan keuangan, Djohar berkata bahwa PSSI diaudit oleh adminstrasi yang ditunjuk FIFA dan juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan BPKP agar tetap transparan.
Ia kemudian menegaskan kemandirian keuangan yang dicapai oleh PSSI. "Tahun 2014, PSSI tidak menerima dana APBD sepeser pun dari pemerintah."
Kongres PSSI berlangsung satu hari dengan agenda pembahasan yaitu laporan keuangan, perubahan statuta PSSI, dan pengesahan anggota baru.
Selain dihadiri oleh para pengurus PSSI, dalam forum tertinggi di sepak bola Indonesia tersebut juga hadir Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Tono Suratman dan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo. (vws)