Hal itu diungkapkan Huistra di depan peserta Kongres Tahunan PSSI yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (4/1). Huistra yakin Indonesia memiliki segalanya untuk menjadi kekuatan yang besar di dunia sepak bola.
"Tugas saya adalah meningkatkan sepak bola Indonesia yang sedang terpuruk. Sangat penting semuanya dikenalkan sejak usia muda pada dunia sepak bola. Siapa yang harus memperkenalkan? Pelatih," ujar Huistra.
"Itulah yang akan kami lakukan, pengembangan kepelatihan. Kami ingin anak-anak usia muda mempelajari dan mencintai sepak bola. Jadi program grassroot harus dikembangkan seperti itu," sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terakhir, direktur teknik 47 tahun itu menyatakan pentingnya bagi Indonesia untuk menemukan filosofi permainan sepak bola. Huistra mengaku sedang berusaha keras menemukan filosofi yang tepat bagi Indonesia.
Jika sudah menemukan filosofi permainan yang tepat, Huistra mengatakan, PSSI harus mampu menekan setiap klub di Indonesia untuk menggunakan filosofi permainan tersebut.
"Negara ini punya potensi anak muda yang besar, yang dapat kita capai jika kita memiliki fondasi yang kuat. Semoga kita juga mendapatkan bantuan dari pemerintah," ujar mantan pemain timnas Belanda tersebut. (har/har)