"Saat ini rasanya sedikit aneh berada di sini lagi. Saya benar-benar tidak percaya ini semua terjadi."
Memulai karier sepakbolanya di Atletico pada 2001 lalu, Torres menerima pinangan Liverpool pada tahun 2007, dan menjelma menjadi salah satu penyerang paling ditakuti di Eropa.
"Seperti yang saya katakan di hari kepergian saya, itu merupakan keputusan yang sangat sulit," ujar penyerang berusia 30 tahun tersebut.
"Tetapi waktu telah membuktikan bahwa itu merupakan keputusan yang tepat karena itu memberikan kami kesempatan untuk berkembang."
Selama merumput di Inggris bersama Liverpool, Torres memang mencapai puncak kariernya.
Bersama 'The Reds', Torres berhasil mencetak 65 gol dari 102 pertandingan, menjadikannya salah satu penyerang terbaik di Anfield.
Namun karier penyerang dengan sebutan 'El Nino' ini anjlok saat ia hijrah ke Chelsea.
Di London, penyerang tim nasional Spanyol tersebut gagal menunjukkan ketajamannya, begitupula saat ia berada di Milan.
Namun meski tidak seganas sewaktu masih muda, Torres tetap mendapatkan sambutan hangat dari suporter Atletico.
"Mereka selalu mengejutkan saya. Sangat emosional saat Anda berada di tim lawan, tetapi suporter tetap memperlakukan Anda seperti bagian dari mereka," ujar Torres menyikapi sambutan suporter Atletico.
"Saya sudah cukup beruntung merasakan hal tersebut sebagai pemain Atletico. Dengan segala perhatian yang saya terima. Saya merasa lebih bertanggung jawab," sambungnya.
Torres berpeluang melakoni debut bersama Atletico saat menghadapi Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Piala Raja di Vicente Calderon, Rabu (7/1).
(ard/har)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti yang saya katakan di hari kepergian saya, itu merupakan keputusan yang sangat sulit," ujar penyerang berusia 30 tahun tersebut.
Selama merumput di Inggris bersama Liverpool, Torres memang mencapai puncak kariernya.
Bersama 'The Reds', Torres berhasil mencetak 65 gol dari 102 pertandingan, menjadikannya salah satu penyerang terbaik di Anfield.
Namun karier penyerang dengan sebutan 'El Nino' ini anjlok saat ia hijrah ke Chelsea.
Di London, penyerang tim nasional Spanyol tersebut gagal menunjukkan ketajamannya, begitupula saat ia berada di Milan.
Namun meski tidak seganas sewaktu masih muda, Torres tetap mendapatkan sambutan hangat dari suporter Atletico.
"Mereka selalu mengejutkan saya. Sangat emosional saat Anda berada di tim lawan, tetapi suporter tetap memperlakukan Anda seperti bagian dari mereka," ujar Torres menyikapi sambutan suporter Atletico.
"Saya sudah cukup beruntung merasakan hal tersebut sebagai pemain Atletico. Dengan segala perhatian yang saya terima. Saya merasa lebih bertanggung jawab," sambungnya.
Torres berpeluang melakoni debut bersama Atletico saat menghadapi Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Piala Raja di Vicente Calderon, Rabu (7/1).