Peristiwa ini ketika klub Australia Sydney Wanderers bertemu dengan klub Meksiko, Cruz Azul, dengan banjir disebabkan adanya kegagalan dalam sistem drainase dalam stadion.
Kala itu, para pemain mengeluhkan kondisi lapangan di kota Rabat bisa membahayakan mereka dan meminta penjelasan dari otoritas sepak bola tertinggi dunia, FIFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah penyelidikan menyatakan bahwa kesalahan ada pada menpora Maroko serta perusahaan yang menyiapkan laga tersebut, sang menteri, Mohamed Ouzzine, berkata bahwa ia siap meninggalkan jabatannya.
Hingga saat ini, belum jelas dampak dari pemecatan Ouzzine terhadap koalisi yang memegang negara. Partai Ouzzine sendiri masih menempatkan lima wakil pada susunan kementerian. (vws)