Hal buruk juga dialami karena Liverpool gagal lolos dari fase grup Liga Champions. Atas dasar itu, beberapa target besar Liverpool kandas karena mereka lebih memilih di Liga Champions atau klub yang lebih besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang membawa Liverpool jadi runner-up Liga Inggris musim lalu itu menyatakan dirinya ingin bekerja bersama jajaran pemain dan staf pelatih elite. Ia menegaskan dirinya akan senang bermain dengan bintang kelas dunia, sama halnya ia suka bekerja sama dengan pemain-pemain muda.
Kehilangan Target Transfer
Dalam beberapa tahun terakhir, Liverpool kesulitan menarik nama besar untuk merapat ke Anfield. Tidak jarang The Reds justru kalah bersaing dengan klub-klub lain saat mengejar pemain.
Beberapa di antaranya adalah Henrikh Mkhitaryan (akhirnya bergabung dengan Borussia Dortmund), Gylfi Sigurdsson (memilih Tottenham Hotspur), hingga Mohammed Salah (memilih Chelsea).
Kemudian pada bursa transfer musim dingin, dua pemain yang sempat menjadi target Liverpool yaitu Wilfried Bony dan Victor Valdes juga kandas. Valdes yang menganggur dalam setengah musim terakhir telah mengikat kontrak dengan Manchester United. Sementara Bony nyaris merapat ke Manchester City.
Bocah ajaib yang menjadi gelandang serang tim nasional Norwegia, Martin Odegaard, yang kerap dikaitkan dengan Liverpool sebelum paruh musim lalu pun memilih menandatangani kontrak bersama Real Madrid.
"Saya tahu apa yang saya hadapi. Tetapi kami harus tetap bertahan untuk menjadi yang terbaik, tidak peduli apapun yang terjadi di tim lain," ujar manajer asal Irlandia Utara tersebut menegaskan. (vri/vri)