"Saya ingin bertarung dengan Mayweather di bulan Mei dan saya menginginkan Mayweather menjadi lawan, tapi tampaknya sulit untuk dilakukan," kata Khan seperti yang dikutip dari situs Sky Sports, Selasa (13/1) WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia ingin saya melakukan pemungutan suara, saya menangi itu; dia ingin saya mengalahkan pemain terbaik dalam divisi, dan saya berikan Devon Alexander kekalahan yang tidak pernah ia jumpai sebelumnya."
Khan beranggapan Mayweather ingin tetap menyimpan status tidak pernah kalahnya dan menghindari pertarungan yang besar.
"Dia tidak ingin pertarungan besar. Jika dia tidak bertarung yang di atas tapi hanya bertarung dengan yang ada di bukit atau yang tidak berada di puncak, ia tidak akan terkalahkan."
"Satu hal mengenai saya adalah saya telah bertarung dengan mereka yang berada di puncak dan yang berbahaya. Saya tidak harus melawan mereka tapi saya melakukannya.
"Kekalahan tidak membuatmu menjadi petarung yang buruk, kekalahan menunjukkan seberapa baik Anda jika Anda kembali dari kekalahan tersebut."
Khan sendiri tampaknya akan menunggu lebih lama, karena sebuah laporan di Filipina menyatakan bahwa Mayweather dan Pacquiao kemungkinan akan berjumpa pada awal Mei di MGM Grand, Las Vegas.
"Kami akan mengumumkan pertarungannya sebelum akhir bulan," kata Pacquiao kepada Manila Standard di dalam wawancara radio. "Saya pikir itu (pertandingannya dengan Mayweather) akan terjadi." (vws)