Petinggi Formula 1 Bahrain, Sheikh Salman bin Isa al Khalifa, mengatakan ia tidak yakin pertumbuhan penggemar F1 di Timur Tengah dapat mengakomodasi tiga grand prix setiap tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lain sisi, Wakil Presiden FIA Timur Tengah, Nasser Khalifa al Attiyah, yang berasal dari Qatar, percaya jika kompetisi tersebut akan berpengaruh baik kawasan tersebut. Termasuk meluluskan ambisi Qatar menjadi tuan rumah.
"Ada banyak penerbangan antara Qatar, Bahrain, atau UEA setiap harinya. Akan sangat mudah bagi semua pihak."
"Yang pasti, untuk menjadi yang istimewa di daerah ini, kami telah pergi dengan arah yang berbeda pada mulanya, yaitu dengan menjadi tuan rumah balapan motor.
"Tapi sesungguhnya kami tidak mempunyai keraguan bahwa kami akan berpikir tentang Formula Satu dan balapan mobil lainnya." (vri/vri)