Dikutip dari Reuters, pihak Kedutaan Besar Guinea Ekuator, Julia Avomo, mengatakan kalau tes yang dijalani akan berlangsung singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cape Verde adalah tim yang pertama datang dan sudah menjalani tes tersebut pada Selasa (13/01).
Hingga saat ini penyebaran virus Ebola belum sampai di Guinea Ekuator.
Meski demikian, negara kecil penghasil minyak di Afrika ini tetap mewaspadai adanya penyebaran.
Guinea Ekuator menjadi tuan rumah Piala Afrika pengganti, setelah Maroko mundur dari penyelenggaraan setelah karena khawatir dengan penyebaran virus Ebola.
Piala Afrika akan dimulai pada hari Sabtu (17/01). Malabo dan Bata menjadi dua dari empat kota di Guinea Ekuator yang akan menjadi tempat penyelenggaraannya.
Sedangkan final Piala Afrika dijadwalkan akan berlangsung pada 8 Februari 2015 di Bata. (ard)