Aakjaer sudah bekerja bersama MU sejak 2011 setelah direkrut dari Hamburg SV. Kabar tindakan rasial pria 32 tahun itu kali pertama diterima manajemen The Red Devils dari media Inggris, The Guardian.
Melalui media sosial Facebook, Aakjaer menulis beberapa pesan anti-Islam. Salah satunya adalah meminta pemerintah Denmark untuk menutup perbatasan dan menambah keamanan agar terhindar dari serangan teroris.
Aakjaer juga sempat mengunggah foto enam ekor babi dengan berenang dan menulis: "Sudah waktunya bagi kita untuk meluncurkan senjata rahasia untuk melawan Islam."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Klub menerima bukti dari The Guardian, langsung melakukan investigasi, dan telah mengakhiri kerjasama dengan Aakjaer. Manchester United tidak akan mendukung aksi seperti ini," demikian pernyataan resmi MU.
"Saya tidak akan pernah menulis seperti itu. Saya tidak pernah menulis sesuatu yang rasial, itu bukan saya. Saya bukan orang yang rasis," ucap Aakjaer. (har/har)