Walaupun bermain di kandang sendiri, Stadion Vicente Calderon, Atleti tidak serta merta mudah mengalahkan Granada--yang merupakan juru kunci La Liga. Gol kemenangan Atletico dicetak Mario Mandzukic dari titik penalti pada menit ke-34.
Keunggulan itu kemudian diperbesar pemain pengganti, Raul Garcia, pada menit ke-88.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya Granada bermain bertahan dan menumpuk pemain di belakang. Setidaknya strategi itu cukup efektif untuk memementalkan serangan-serangan Atletico.
Pada menit ke-38 upaya Fernando Torres pun masih bisa diamankan kiper Granada, Oier. Semenit kemudian giliran tembakan Turan dari sisi kanan berhasil diblok pemain bertahan Granada.
Memasuki babak kedua Atletico semakin menggencarkan serangan ke gawang Granada.
Pada menit ke-67 lagi-lagi Turan membuka peluang bagi Atleti. Sayang tendangannya masih bisa diblok. Mandzukic yang bisa mencuri rebound justru telah dinilai offside.
Pemain pengganti Mandzukic, Raul Garcia akhirnya berhasil memperbesar keuggulan Atletico jadi 2-0 lewat sundulan yang berasal dari assists Turan pada menit ke-88.
Hasil pertandingan itu kemudian membuat Atletico untuk sementara berada di peringkat ketiga klasemen sementara La Liga dengan poin 41 Atletico menempel Real Madrid yang berada di puncak klasemen dengan poin 45.
Sementara itu, Barcelona yang kini berada di peringkat kedua--dan memiliki jumlah poin sama dengan Atletico baru akan bertanding pada Senin (19/1) dini hari ini. Barcelona akan bertandang ke markas Deportivo la Coruna, Stadion de Riazor.
Susunan Pemain:
Atletico Madrid: Moya; Juanfran, Gimenez, Godin, Siqueira; Koke, Gabi, Mario Suarez, Turan (Jimenez 91'); Torres (Griezman 59'), Mandzukic (Raul Garcia 84')
Granada: Oier; Nyom, Mainz, Babin, Sissoko (Folquier 63'); Hector Yuste, Iturra; Bangoura (Juan Carlos 75'), Robert Ibanez (Isaac 78'), Piti; El-Arabi. (kid/kid)