Meski demikian, bukan berarti Indonesia tidak berusaha untuk mendapatkan peringkat pertama. "Tetap berupaya meraih juara umum, meskipun cukup berat," kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam paparannya di Rapat Kerja dengan Komisi X, Selasa sore (20/1).
Pada Sea Games sebelumnya di Myanmar pada 2013, Indonesia berada di peringkat keempat dengan mendapatkan 65 emas, 84 perak, dan 111 perunggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pemusatan latihan dalam Prima (Program Indonesia Emas) sudah dimulai sejak Januari 2014 terus berlanjut pada tahun 2015 dengan sistem promosi degradasi.
2. Mengintensifkan cabang olahraga/nomor unggulan
3. Melaksanakan Training Camp cabang olahraga potensial ke luar negeri.
4. Tryout internasional
5. Mendatangkan pelatih asing
6. Pendampingan pelatih fisik
7. Sport Intelligent Program
8. Pendampingan (Psikologis, Tenaga Medik, Nutrisionis, Motivatir)
9. Pengawasan Doping
Dalam Sea Games mendatang, ada 17 cabang olahraga yang akan menjadi unggulan Indonesia antara lain renang, panahan, atletik, bulutangkis, biliar, bowling, perahu kano, anggar, senam, pencak silat, dayung, tenis, perahu naga, ski air, wushu, dan taekwondo.
Dalam cabang olahraga unggulan tadi, cabang olahraga akurasi ditargetkan mendapat 15 emas, 16 perak, dan 17 perunggu sementara kategori beladiri mempunyai target 19 emas, 24 perak, dan 17 perunggu.
Sementara kategori cabang olahraga terukur memiliki target 40 emas, 37 perak, dan 50 perunggu dan kategori cabang olahraga permainan ditargetkan mendapat 8 emas, 19 perak, dan 7 perunggu. (vws)