Pemain berusia 26 tahun itu mengeluhkan kurang diberikan waktu bermain oleh klub yang kini sedang berjuang untuk keluar dari jurang degradasi tersebut. Dangda baru bermain dalam enam pertandingan dan baru mencetak satu gol.
Teerasil, pemain yang pernah melakukan uji coba di Atletico Madrid, berkata bahwa keterbatasan komunikasi karena masalah perbedaan bahasa menjadi rintangan yang terlalu besar untuk diatasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan saya tidak mencoba. Saya berjuang mendapatkan tempat namun hal itu sia-sia. Saya tidak mau hanya duduk dan melihat rekan-rekan saya bermain. Saya akan kembali ke Thailand akhir bulan ini dan bermain untuk Muangthong."
Kembalinya penyerang yang telah mencetak 30 gol untuk tim nasional Thailand tersebut disambut baik oleh pelatih timnas Thailand, Kiatisuk Senamuang, terlebih karena putaran kualifikasi Piala Asia dan Piala Dunia akan segera dimulai.
"Semua orang ingin melihatnya bermain untuk tim nasional. Kehadirannya akan membuat kami lebih kuat," ujar Kiatisuk kepada Bangkok Post.
Thailand sebduru akan menjamu Korea Selatan, Uzbekistan, dan Honduras di ajang Piala Raja bulan depan sebelum bertarung di ajang kualifikasi. (vws/vws)