Sebelum laga ini, Nadal sendiri baru pernah kehilangan dua set dari total 17 pertandingan melawan Berdych. Ketujuh belas laga tersebut selalu dimenangkan Nadal.
Namun petenis Spanyol ini melakukan berkali-kali unforced error dengan pukulan dari baseline yang tidak segarang biasanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nadal sendiri menyusul Roger Federer yang telah pulang lebih awal di babak ketiga. Saat ini, dari "empat besar" penguasa tenis, tinggal tersisa Novak Djokovic dan Andy Murray.
Setelah menjinakkan Nadal di set pertama dengan waktu 31 menit, pada set kedua Berdych pun langsung unggul 3-0 dalam waktu hanya 12 menit.
Petenis Ceko ini lalu memberikan kejutan besar dengan tak memberikan satu gim pun pada Nadal di set kedua dan menutup set tesebut 6-0 hanya dalam waktu 25 menit.
Di set ketiga, Berdych terlihat akan melaju dengan mulus setelah ia mampu unggul 2-0 terlebih dahulu. Namun perlahan Nadal mulai bangkit.
Titik kebangkitan Nadal terlihat di gim keempat ketika ia meminta challenge terhadap bola pengembalian Berdych, yang kemudian dinyatakan keluar. Nadal unggul 30-15 dan kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Namun di gim selanjutnya Berdych yang mengandalkan servis kuatnya mampu kembali unggul menjadi 3-2 dan kemudian 4-3 dan 5-4.
Nadal sempat terlihat mati kutu di gim kesepuluh setelah challenge-nya terhadap servis Berdych dinyatakan salah, dan akan menyerahkan pertandingan ini pada Berdych. Namun, ia lalu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5.
Dengan mengendalikan servis, Berdych mampu kembali unggul 6-5 atas Nadal secara cepat. Di gim ke-12, Berdych juga lagi-lagi menorehkan angka secara cepat dan memimpin 40-15. Namun Nadal tak mau menyerah dan perlahan menyusul untuk memaksakan tiebreak.
Berdych unggul 5-1 terlebih dahulu dan kemudian disusul Nadal menjadi 5-4. Ketika Berdych sudah mencapai match point di kedudukan 6-4, Nadal masih tak mau menyerah dan menjadikan kedudukan 6-5.
Namun Nadal akhirnya tersingkir setelah pengembalian backhand-nya menyangkut di net. (vws)