Korsel tinggal selangkah untuk mengakhiri paceklik gelar Piala Asia, yang kali terakhir mereka raih pada 1960. Taegeuk Warriors melangkah ke final Piala Asia 2015 usai mengalahkan Irak 2-0.
Namun, Korsel harus menghadapi rintangan yang berat di final. Korsel harus menghadapi tuan rumah sekaligus finalis empat tahun lalu, Australia.
"Australia merupakan tim terkuat di turnamen," ujar Stielike dalam konferensi pers, Selasa (27/1), seakan memberi Australia status unggulan di final seperti dilansir Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Australia belum pernah meraih gelar juara internasional. Empat tahun lalu, Australia dikalahkan Jepang di final. Tim berjuluk Socceroos itu melangkah ke final Piala Asia untuk kali kedua beruntun dengan menumbangkan Uni Emirat Arab 2-0 di semifinal.
"Mile Jedinak cedera. Mathew Leckie, Tim Cahill, dan (Robbie) Kruse duduk di bangku cadangan. Itu bukanlah Australia yang sama," ujar Stielike.
"Kami sangat realistis bahwa pada pertandingan sebelumnya kami tidak melawan tim terbaik Australia," sambung mantan pelatih Pantai Gading tersebut. (har/har)