"Kami sudah lakukan langkah besar untuk meningkatkan performa mesin kami," kata Abiteboul seperti dituliskan BBC Sport.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mungkin belum bisa menghilangkan gap dengan Mercedes, Tapi kami sebisa mungkin sudah lakukan banyak hal untuk mengurangi perbedaan tersebut."
Di lain pihak, Mercedes justru juga mengaku telah meningkatkan kekuatan mesinnya itu dua kali lipat sejak 2014 lalu.
Beberapa perubahan yang dilakukan Renault antara lain turbo hybrid V6 yang mempengaruhi performa mesin. Selain itu juga dilakukan perubahan sistem isi ulang baterai dan kekuatannya.
Selain meningkatkan kemampuan mesin, Renault juga merombak susunan pekerja mereka serta membuka satu departemen baru, yaitu departemen pengembangan yang akan dikepalai Naoki Tokunaga.
(vri/vri)