Sejak Juni 2013, Wednesday sendiri memang mengalami kesulitan keuangan sehingga Mandaric sempat mencari investor untuk membantu klub. Wednesday sempat mencapai kesepakatan penjualan klub dengan pengusaha Azerbaijan, Hafiz Mammadov, namun perjanjian itu kemudian dibatalkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat menanti kesempatan untuk mengambil alih klub dari Milan," demikian ujar Chansiri kepada situs resmi klub. Pemilik Grup Thai Union Frozen ini akan mengambil alih saham 100 persen.
"Dari waktu singkat yang saya habiskan di kota ini, saya merasakan keinginan yang kuat agar klub ini menjadi sukses kembali."
"Putra saya, Att, yang sempat menjadi maskot cilik di pertandingan melawan Blackpool, adalah seorang penggemar sepak bola dan ia akan menjadi inspirasi saya dalam menjalankan proyek ini.
"Kepada putra saya dan para suporter klub ini saya membuat janji yang sama. Att akan terus menagih janji saya hingga Wednesday kembali ke Liga Primer Inggris."
Saat ini, Wednesday sendiri berada di peringkat kesembilan klasemen sementara, hanya terpaut sembilan poin dari zona play-off untuk promosi ke Liga Inggris.
Meski kesepakatan antaran Mandaric dan Chansiri telah tercapai, pengambilalihan klub harus diratifikasi oleh pengurus liga atau Football League. Chansiri akan menjalani uji kelayakan untuk menentukan apakah ia pantas menjadi pemilik klub.
(vws)