Menghadapi perlawanan sengit dari Wawrinka, Djokovic sempat terpukau dengan beberapa pukulan bagus yang dilakukan petenis asal Swiss tersebut.
Namun di set penentuan, Wawrinka, yang merupakan juara bertahan di Australia gagal mempertahankan permainannya dan seringkali melakukan kesalahan, sehingga akhirnya takluk 0-6 di set terakhir.
Total, Wawrinka tercatat melakukan 69 unforced error. Meski kalah dari Djokovic, publik Melbourne tetap memuji penampilan Wawrinka yang memberikan perlawanan sengit terhadap petenis nomor satu dunia tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bermain terlalu defensif di set kedua dan keempat, sehingga Wawrinka mampu memanfaatkannya," sambung petenis asal Serbia tersebut.
"Murray dan saya telah saling berhadapan sejak 12 tahun. Kami mengenal satu sama lain untuk waktu yang lama, jadi sangat menyenangkan dapat berlaga di final Grand Slam menghadapinya," ucap Djokovic. (har/har)