Mantan pemain Newcastle United dan Tottneham Hotspur ini gagal mendapatkan dukungan dari lima asosiasi sepakbola anggota FIFA, yang merupakan syarat untuk maju sebagai calon presiden baru.
"Sayangnya saya tidak akan mampu melanjutkan pencalonan diri saya sebagai Presiden FIFA," ujar pria berusia 47 tahun tersebut seperti yang dilansir dari Guardian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini saya merasakan banyak hal," ujar Ginola melanjutkan. "Ada kekecewaan, kemarahan, tetapi juga harapan. Saya merasa sangat bangga dengan kampanye saya dan juga kebijakan yang saya usulkan untuk mereformasi sepakbola."
Setelah gugurnya Ginola dari persaingan menuju kursi Presiden FIFA, maka hanya menyisakan nama Michael van Praag, Louis Figo, Pangeran Ali bin Al-Hussein, Jarome Champagne, dan presiden saat ini, Sepp Blatter.
Sejauh ini dari calon-calon yang tersisa itu, baru Van Praag dan Figo yang telah menunjukkan membeberkan lima dukungan yang mereka miliki.
Sedangkan Pangeran Ali, yang mendapatkan dukungan dari Asosiasi Sepakbola Asia (AFC) juga telah menyatakan dirinya memiliki dukungan yang dibutuhkan untuk pemilihan suara yang akan dilangsungkan 29 Mei mendatang. (vws/vws)