Di set pertama, Williams membutuhkan waktu 35 menit untuk unggul 3-2 karena ia mendapatkan perlawanan ketat dari Sharapova.
Namun pertandingan sempat tertunda karena hujan dan panitia harus mengeringkan lapangan terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Williams tak mau membuang kesempatan, dan ia membuka set kedua dengan merebut gim pertama hanya dengan waktu empat menit. Ia sempat mencatatkan dua servis as dengan salah satunya memiliki kecepatan 202 kilo meter per jam.
Namun lagi-lagi Williams mampu memenangkan gim dengan mudah dengan mengandalkan servis kerasnya dan menjadikan skor 2-1.
Kondisi yang sama terjadi, di dua gim berikutnya, dengan Serena mampu mencatatkan tiga servis as di gim kelima sehingga kedudukan menjadi 3-2, kemudian 4-3, serta 5-4.
Di gim kesepuluh, Williams sempat mencatatkan match point dalam skor 40-30, namun Sharapova mampu menyamakan kedudukan dan akhirnya menyamakan angka menjadi 5-5.
Kembali mengendalikan servis, Serena mampu merebut gim selanjutnya dengan cepat. Ia pun kembali menyajikan servis as yang ditempatkan pojok terjauh Sharapova.
Aksi ini dibalas oleh sang petenis Rusia di gim selanjutnya dengan menciptakan servis as pada kedudukan 30-0. Bola pengembalian Sharapova pun tak bisa terjangkau sehingga ia bisa memaksakan tiebreak.
Ketika tiebreak, Sharapova sempat memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Namun, pada kedudukan matchpoint, dengan menggunakan servis as-nya Williams merebut gelar ke-19-nya. (vws)