Bagi pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, nyanyian para suporter pun menjadi salah satu faktor yang membuatnya senang pada pertandingan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun bukan hanya suporter yang membuat Simeone senang. Ia juga tak luput memberikan pujian kepada para pemainnya yang mengeksekusi taktiknya dengan sempurna.
"Setiap pelatih memiliki ide masing-masing dan pada akhirnya yang membedakan adalah mereka yang mengeksekusi. Saya memiliki sekelompok pemain yang mengerti yang harus mereka lakukan.
"Tanpa mereka tak mungkin saya mencapai hal ini."
Salah satu ide yang dimiliki Simeone utnuk mengalahkan Madrid adalah dengan dengan bermain dan melakukan umpan-umpan yang lebih cepat. Hal inilah yang membuatnya meninggalkan Saul Niguez dan Raul Garcia di bangku cadangan. Menurut Simeone, hal ini bukan hal mudah namun harus dilakukan.
Pada laga tersebut, Atletico sendiri mencetak gol pertama dan kedua dari kaki Tiego dan Saul di babak pertama. Lalu, mereka menambah pundi-pundi gol lewat kaki Antoinne Griezmann dan Mario Mandzukic di babak kedua.
Saul sendiri baru masuk ke lapangan pada menit ke-12 untuk menggantikan Koke yang mengalami cedera. Enam menit kemudian ia mencetak gol salto cantik ke gawang Iker Casillas.
Bagi Simeone, Saul adalah bagian penting masa depan Atletico. Tapi, menurutnya, Saul harus belajar arti kesabaran terlebih dahulu.
"Kami membutuhkan keinginannya untuk memberontak dan juga energi mudanya, tapi kami juga memerlukan kesabarannya. Koke dan Gimenez juga melakukan hal yang sama."
(vws)