Tempo tinggi langsung tercipta di awal babak pertama. Alvaro Morata melakukan tendangan keras di menit kedua namun Diego Lopez sukses mengamankan tendangan tersebut dengan baik.
Empat menit berselang, usaha Juventus untuk merobek gawang AC Milan juga belum menemui hasil. Kerja sama satu-dua Arturo Vidal dengan Carlos Tevez diakhiri oleh tendangan Vidal yang masih melenceng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mendapat bola, Tevez melakukan sprint ke gawang AC Milan tanpa bisa dikejar oleh barisan belakang AC Milan. Tanpa kesulitan berarti, Tevez mampu menaklukkan Lopez lewat tembakan mendatar kaki kiri miliknya.
Meskipun terus berada di bawah tekanan Juventus, AC Milan ternyata sukses menyamakan kedudukan di menit ke-28 lewat kerja sama dua pemain anyarnya. Berawal dari sepak pojok Alessio Cerci, Luca Antonelli mampu menyundul bola ke pojok kanan gawang tanpa bisa dihalau oleh Buffon.
Namun ternyata kebahagiaan AC Milan tak berlangsung lama. Tiga menit berselang, Juventus kembali membobol gawang mereka.
Dari sepak pojok, Tevez memberikan umpan lewat sundulan ke arah Leonardo Bonucci yang ikut membantu serangan.
Dengan posisi badan membelakangi gawang, Bonucci menggunakan tumitnya untuk meneruskan umpan dari Tevez. Lopez tak menduga hal itu dan tak mampu bereaksi sehingga bola pun meluncur ke gawang AC Milan.
Setelah gol kedua, Juventus tetap dominan hingga paruh pertama berakhir meskipun mereka gagal menciptakan gol tambahan.
Dominasi Juventus terlihat jelas dari perbandingan tembakan ke gawang yang mencapai delapan tembakan berbanding tiga milik AC Milan.
Formasi Tim :
Juventus (4-3-1-2) : Buffon ; Padoin, Bonucci, Chiellini, Evra ; Marchisio, Pirlo, Pogba ; Vidal ; Tevez, Morata
AC Milan (4-3-3) : Diego Lopez ; Zaccardo, Alex, Paletta, Antonelli ; Poli, Essien, Muntari ; 22 Cerci, 7 Menez, 10 Honda (ptr/ptr)