Liverpool sendiri bisa berharap pada rekam jejak torehan gol mereka saat bertemu Spurs dalam tiga pertemuan terakhir. Total 12 gol disarangkan Daniel Sturridge dan kawan-kawan ketika bertemu Spurs dalam tiga pertemuan terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan terbesar Liverpool pada lima perjumpaan terakhir dengan Hugo Lloris dan kawan-kawan sendiri tercipta pada 15 Desember 2013, yaitu ketika Luis Suarez mencetak dua gol dalam kemenangan 5-0 di depan suporter Spurs.
Berharap Pada Daniel Sturridge
Untuk mendapatkan raihan gol penting sekaligus tiga angka, manajer Liverpool, Brendan Rodgers, kemungkinan menurunkan Daniel Sturridge dari menit awal.
Pemain berusia 25 tahun ini memang baru menyelesaikan proses pemulihan sehingga pada tiga pertandingan terakhir tak pernah dimainkan dari menit awal. Namun, Spurs bisa menjadi ujian yang tepat apakah penyerang tim nasional Inggris ini sudah kembali ke puncak kebugarannya.
Selain itu, sebagaimana ditunjukkan pada laga melawan Everton atau Bolton, Raheem Sterling yang sering didaulat Brendan Rodgers untuk menjadi ujung tombak terlihat belum memiliki penyelesaian akhir yang efektif.
Sturridge yang bermain mengesankan ketika Liverpool menang 3-0 pada Agustus lalu pun adalah tipe penyerang yang cocok untuk membongkar lini pertahanan Spurs, yaitu memiliki kecepatan untuk mengeksploitasi garis pertahanan Spurs yang akan dikawal Eric Dier dan Jan Vertonghen.
Rodgers sendiri memberikan pujian setinggi langit untuk bomber berusia 25 tahun tersebut dengan mengatkan bahwa ia adalah penyerang yang lebih baik ketimbang andalan Spurs, Harry Kane.
"Sturridge memilki segalanya, mulai dari torehan gol yang baik, kecepatan, dan kekuatan. Tak ada penyerang Inggris yang lebih baik darinya," kata Rodgers.
(vws)