Label big match yang melekat pada pertandingan ini benar-benar terbukti sejak menit pertama. Baik Liverpool maupun Spurs sama-sama bermain terbuka dan langsung agresif dalam upaya mencari gol.
Pada menit ke-6, Harry Kane terjatuh saat berduel dengan Simon Mignolet namun wasit tidak melihat hal itu sebagai pelanggaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesempatan kedua untuk mencetak gol kembali datang pada Liverpool di menit ke-10 lewat tendangan bebas Steven Gerrard. Sayang tembakan sang kapten masih melambung tinggi di atas gawang.
Setelah mencetak gol, Liverpool terlihat mendominasi permainan lewat beberapa peluang tambahan yang mereka ciptakan setelah itu.
Namun ternyata di tengah tekanan Liverpool, Spurs justru sukses menyamakan kedudukan lewat sang bintang Harry Kane di menit ke-26.
Gol ini berawal dari kerja sama Christian Eriksen dan Erik Lamela yang akhirnya sukses menyodorkan bola pada Kane. Mamadou Sakho yang bertugas menjaga Kane malah terpeleset pada momen itu sehingga makin memudahkan Kane untuk mengeksekusi bola ke gawang Liverpool.
Usai gol penyama kedudukan, permainan kedua tim menjadi makin terbuka. Namun hingga peluit tanda babak pertama berakhir dibunyikan, tidak ada lagi gol tambahan bagi Liverpool dan Spurs.
Peluang terbaik yang gagal berujung gol ada di kubu Liverpool saat Sturridge melakukan tendangan tumit di masa injury time. Sayang bola hasil tendangannya membentur tiang gawang. (ptr/ptr)