"Untuk tahap pertama, kami sepakat 20 persen bagi Pemda, 20 persen pemilik lama, dan 60 persen adalah milik manajemen," kata Saefullah usai bertemu dengan PT Persija Jaya Jakarta di Balai Kota, Rabu (11/2). Saefullah juga menyatakan bahwa ada kemungkinan kepemilikan saham akan berbalik menjadi 60 persen milik Pemprov DKI di masa depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Presiden Persija, Ferry Paulus, mengatakan bahwa ia menyambut baik keputusan akusisi oleh PT Jakpro ini.
"Setelah ini, baru kami bersama-sama membangun Persija dengan metode dan gaya berbeda. Mudah-mudahan ini menjadi terobosan yang baik buat sepakbola," kata Ferry.
Persija sendiri saat ini sedang mengalami masalah keuangan. Klub yang dipimpin Ferry Paulus itu menjadi salah satu tim ISL yang belum menyelesaikan tunggakan utang musim lalu.
Manajemen Persija punya waktu hingga 13 Februari mendatang untuk melunasi utang tersebut. Jika tidak bisa melakukannya, tim Macan Kemayoran akan dijatuhi sanksi oleh PT Liga Indonesia selaku pengelola ISL.
(vws)