"Kami siap menunda Liga Spanyol jika ini (hukum) tidak disahkan pemerintah dalam satu, dua, atau tiga minggu ke depan," ujar Presiden Espanyol, Joan Collet kepada Radio Spanyol, Rabu (11/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Liga Spanyol merupakan satu-satunya kompetisi top Eropa yang masih membiarkan tiap klub bernegosiasi sendiri dengan pihak televisi terkait hak siar pertandingan. Alhasil, klub dengan status lebih besar seperti Real Madrid dan Barcelona pun mampu memonopoli.
Situasi yang Memalukan
Menurut CEO firma konsultan Prime Time Sport, Esteve Calzada, rasio pembagian keuntungan hak siar televisi di Inggris adalah 1,5 banding 1, sedangkan di Liga Spanyol mencapai 10 banding 1.
Tak aneh jika klub terendah di Liga Inggris mampu mendapatkan 106 juta poundsterling tiap musimnya. Sementara tim terendah di Spanyol hanya mendapatkan 11 juta euro.
Banyak klub di Liga Spanyol, termasuk Espanyol, Valencia, dan Sevilla, berharap mereka akan mendapatkan pendapatan dari hak siar dengan lebih adil.
"Kontrak televisi saat ini mendekati akhir. Karena aturan baru belum disahkan, kami tidak dapat menegosiasikan kontrak baru."
Collet juga menyalahkan intervensi politik dalam penundaan hukum tersebut. (vri)