"Jika Anda bertanya apakah saya ingin melihat Gary Neville sebagai manajer atau pelatih, maka jawabannya adalah iya," ujar Hodgson seperti yang dikutip dari Guardian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan pemain bertahan Setan Merah tersebut saat ini telah memiliki sertifikat kepelatihan UEFA A dan B.
"Komentator tidak begitu sulit jika Anda mengerti sepakbola. Anda tidak menang dan kalah di dunia komentator, Anda hanya menyaksikan pertandingan dan memberikan opini."
Dilema di Lini Depan
Meski belum akan melakoni laga internasional hingga akhir Maret mendatang, Hodgson saat ini dihadapkan pada dilema di lini depan Inggris.
Kembalinya bugarnya Daniel Sturridge di Liverpool, kembali mengobarkan 'perselisihan' antara Hodgson dan pihak The Reds, terkait cara penanganan penyerang berusia 25 tahun tersebut.
Namun manajer yang pernah menangani The Reds tersebut mengaku dirinya tidak terlalu mempedulikan hal tersebut.
"Saya tidak sadar hubungan saya dengan Liverpool memburuk," ujar Hodgson menambahkan. "Itu tidak mengganggu saya dan sejujurnya saya tidak terlalu memikirkan hal tersebut.
"Saya selalu mengatakan Daniel merupakan pemain dengan talenta yang kami cari, dan saya merasa senang dia tidak lagi mengalami masalah cedera, serta kini kami memiliki kesempatan untuk memainkannya kembali."
Selain masalah Sturridge, Hodgson juga memiliki banyak opsi di lini depan setelah rentetan penampilan gemilang yang ditampilkan oleh Harry Kane dan Danny Ings.
Selain itu Hodgson juga masih memiliki Theo Walcott, Raheem Sterling, Danny Welbeck, dan tentunya kapten timnas Inggris saat ini, Wayne Rooney. (vws)