Dalam pertandingan di Arena Lviv, Donetsk, Ukraina itu kedua tim akhirnya bermain imbang tanpa gol. Ketidakmampuan skuat Bavaria mencetak gol ke gawang Donetsk itu telah mengecewakan penggemarnya, tak terkecuali Direktur Olahraga Munich, Mathias Sammer.
Pasalnya, pada akhir pekan lalu skuat Munich begitu perkasa menghempaskan tim tamu, Hamburg SV, hingga delapan gol tanpa balas di Allianz Arena. Namun dalam pertandingan dini hari tadi tak terlihat eksplosifitas trio Thomas Mueller, Arjen Robben, dan Franck Ribery.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami masih bisa memiliki ruang untuk berimprovisasi, dan itu adalah pesannya," sambung Sammer mengungkapkan keoptimisan dirinya Munich tetap dapat melenggang ke perempat final.
"(Pertandingan di Donetsk) kami tidak buruk, tetapi ini bukanlah Bayern yang sebenarnya--dan itulah kami harus menunjukkan itu di sana (Munich)," kata Sammer.
Senada dengan Sammer, Pelatih Munich, Josep Guardiola, mengatakan pertahanan Donestk cukup ketat. Walaupun timnya mengontrol permaianan hanya sedikit peluang yang didapat untuk mencetak angka. Munich hanya melepaskan lima tembakan dan hanya satu yang on target ke gawang Shakhtar.
"Kami harus kembali untuk menang sekarang dan kami akan melakukannya bersama para pendukung kami," katanya.
Selain tak dapat mencetak gol, pada pertandingan itu Munich harus tampil dengan sepuluh pemain sejak menit ke-65. Pasalnya gelandang sentral, Xabi Alonso, mendapatkan kartu kuning kedua karena melanggar Alex Teixeira.
Di babak kedua, pertandingan berlangsung dengan panas. Total ada lima kartu kuning dan satu kartu merah yang harus dikeluarkan wasit asal Spanyol, Alberto Undiano.
Terkait hasil dini hari tadi, Pelatih Shakhtar, Mircea Lucescu, menyatakan timnya telah berupaya untuk memenangkan pertandingan tersebut. Namun, Shakhtar hanya melepaskan satu tembakan yang tepat mengarah ke gawang Munich.
"Apa yang saya sesali adalah kami tidak mencoba dan bermain sepak bola dengan cara kami setelah satu pemain Bayern tumbang," katanya. (kid/kid)