Sejumlah suporter yang mabuk, sempat bentrok dengan pihak kepolisian, sehingga membuat beberapa suporter tampak bersimbah darah.
"Hari ini Roma telah dirusak," ujar penasihat otoritas lokal, Paolo Masini dalam pernyataannya mengomentari banyaknya turis yang terjebak di hotel dan banyaknya serpihan pecahan kaca di jalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kepolisian Italia mengatakan mereka telah menahan enam warga negara Belanda pada Rabu malam, dan menahan 17 orang lainnya pada hari Kamis.
Menyikapi kerusuhan ini, pihak Kedutaan Belanda telah mengeluarkan pernyataan mereka menolak segala bentuk kekerasan dalam dunia sepakbola, serta berjanji akan bekerja sama dengan pihak kepolisian.
Sikap kedutaan Belanda tersebut disambut positif oleh Perdana Menteri Italia Matteo Renzi. Namun Renzi mengatakan akan menyerahkan kasus kerusuhan tersebut kepada otoritas sepakbola Eropa, UEFA, dan menyebut insiden ini sebagai sebuah 'serangan' terhadap peradaban masyarakat.
Salah satu monumen bersejarah Roma, Fontana della Barcaccia, menjadi korban aksi para suporter tersebut. Pihak kota Roma telah mengirimkan teknisi untuk membersihkan monumen air mancur berbentuk perahu tersebut.
Air mancur yang didesain oleh artis Italia, Pietro dan Gian Lorenzo Bernini tersebut telah berdiri di kota Roma sejak 1627 silam, membuat Fontana della Barcaccia merupakan salah satu monumen bersejarah di ibukota Italia tersebut.
(ptr/ptr)