"Selalu (menimbulkan) frustrasi jika Anda menguasai pertandingan namun kemudian kalah. Kekecewaan Anda akan selalu lebih besar."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanyai mengapa akhirnya Setan Merah menenggak kekalahan, ia berkata "karena kami tidak mencetak gol dari sekian banyak peluang yang bisa kami ciptakan."
"Lalu ada dua gol, satu Swansea dan satu untuk kami, jadi terlihat tidak ada perbedaan jauh. Namun di babak kedua ada perbedaan besar."
"Saya kira Swansea hanya memiliki peluang di awal-awal babak kedua dan setelah itu kami menguasai pertandingan."
"Kami menciptakan peluang setiap dua menit, namun kami tidak efektif."
"Lalu dalam satu serangan balik, dengan tembakan yang terdefleksi, padahal mereka (Gomis) dalam posisi offside, terjadilah gol. Anda tidak senang karena Anda tidak beruntung."
Van Gaal kemudian memuji penampilan anak-anak asuhannya yang praktis bermain dengan 10 orang karena Robin van Persie tidak bisa berlari lagi karena mengalami cedera.
Kekalahan ini tidak membuat van Gaal menimpakan kesalahan kepada salah seorang pemain. Ia mengaku harus menganalisis pertandingan tersebut untuk melihat pemain yang bermain di bawah performa.
"Anda harus melihat slow motion pertandingan tersebut untuk melihat pemain mana yang bermain tidak efektif," katanya.
Hasil ini membuat United turun ke peringkat empat klasemen Liga Primer Inggris dengan Arsenal naik ke posisi tiga setelah menang atas Crystal Palace. Peringkat United bisa turun lagi jika Southampton menang atas tamunya Liverpool pada laga hari Minggu (22/2). (vws)