"Untuk kesempatan istimewa ini, saya ingin menyiapkan sabuk emerald atau platinum. Namun keputusan pastinya baru akan diambil pekan depan," demikian dinyatakan Sulaiman pada situs resmi WBC.
"Skala dari pertarungan tersebut, yang akan disiarkan ke seluruh dunia melalui jaringan televisi, membuat kami menyiapkan hal tersebut."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mayweather akan menghadapi pertarungan ini dengan rekor sempurna 47-0, dengan 26 di antaranya dilakukan dengan knock out. Sementara itu, Pacquiao memiliki rekor 57-5-2 (38 KO).
"Pertarungan ini datang pada saat yang tepat, dan akan menjadi peristiwa yang diliputi emosi luar biasa," kata Sulaiman. "Kedua petinju sendiri sedang mempertaruhkan reputasi dan nama baik mereka, untuk menunjukkan siapa yang terbaik dan untuk memuaskan rasa penasaran yang telah terbangun bertahun-tahun.
"Mereka juga sedang berjuang untuk bisa diperhitungkan sebagai satu dari 10 petinju terbaik dalam sejarah."
Meski demikian, Sulaiman menyayangkan bahwa pertarungan yang dinanti-nantikan banyak orang ini akan sangat sulit untuk disaksikan secara langsung oleh orang biasa.
"Sangat mengecewakan bahwa tiket akan dimiliki oleh orang-orang kaya," kata Sulaiman. "Meski demikian, para pecinta tinju akan memiliki kesempatan untuk menonton lewat siaran televisi." (vws)